Hati ini berdetik mampukah...
Mampukah aku menanggung akibatnya...
Akibat hambatan perasaan yang keliru...
Satu saat...
Jiwa ini menghiba gundah...
Mengapa kamu...
Mengapa kamu...
Mengapa kamu...
Satu saat...
Otak sendiri menegur hati...
Wahai hati, kenapa kau cuai...
Wahai hati, kenapa kau lemah...
Wahai hati, kenapa kau mudah tergoda...
Wahai hati, sudah... sudah... jangan turutkan rasa...
Rasa ingin memeluk dia yang sangat... sangat... jauh dari gapaian...
Walaupun dalam mimpi...
Satu saat...
Hati ini rindu...
Rindu pada mereka yang hadir dan pergi...
Pada mereka yang melakar hidup kosong ini...
Kosong yang kontang...
Satu saat...
Deria ini masih merasa...
Merasa kehadiran dia di kiri kananku...
Kehadiran kamu di hadapanku...
Kehadiran mereka yang menyokong belakang ini...
Satu saat...
Raga ini lelah...
Hidup ini bukan seindah mana...
Namun bewarna-warni...
Kerana mereka selalu menghingar dunia kecil aku...
Kerana saat lelah ada mereka menarik aku bangun...
Kerana mereka tidak terus membiarkan aku terjelepuk terduduk...
Satu saat...
Otak sendiri akur...
Rindu terlalu banyak...
Kepada dia dan mereka...
Kepada saat yang sudah bergelar kenangan...
Kepada setiap detik kaki melangkah...
Bersama dia dan mereka...
Mereka...
Mereka...
Mereka...
Semua orang membesar, tapi tak semua orang dewasa. Dan selagi hidup ini bersama masa, selagi itulah juga hidup ini dewasa bersama usia ~ Hlovate
No comments:
Post a Comment